Mengobati Darah Tinggi

Posted on

Elastisitas pembuluh darah pada lansia semakin mengalami penurunan sehingga dapat berakibat pada hipertensi dan gangguan jantung. Sekitar 60% lansia akan mengalami hipertensi, yang selanjutnya menjadi penyebab utama gangguan jantung.

Ahli medis Smeltzer menjelaskan, Hipertensi umumnya dinyatakan bila angka pengukuran sistolik di atas 140 mmHg dan diastolik di atas 90 mmHg. Namun, pada lansia dinyatakan bila tekanan sistolik diatas 160 mmHg dan tekanan diastolik diatas 90 mmHg.

Untuk membantu mengurangi resiko hipertensi sebaiknya batasi konsumsi garam, hindari makanan berkaleng atau makanan yang diawetkan, tingkatkan konsumsi serat baik dari buah-buahan maupun sayur.

Tim medis dan gizi dari Nutrimax merekomendasikan obat herbalis sebagai berikut:
Selenomax A, C & E. Kaya akan antioksidan kuat untuk mencegah penempelan LDL (plak pada pembuluh darah) yang dapat memicu kekakuan pada pembuluh darah.Anjuran pakai: 1-2 tablet sehari setelah makan pagi atau siang.

Omega Complex. Perpaduan omega 3,6 dan 9 serta Vitamin E membantu mengelastiskan pembuluh darah, menurunkan kolesterol jahat & trigliserida serta mengoptimalkan fungsi jantung & pembuluh darah. Anjuran pakai: 1-2 softgel setiap hari setelah makan.

Melindungi pembuluh darah dari kerusakan & pembentukan plak akibat oksidasi lemak & radikal bebas yang dapat mempersempit aliran darah dan memicu terjadinya stroke.Tersedia dalam bentuk tablet kunyah (chewable) 100 mg & kapsul lunak (softgel) 30 mg.

Gangguan darah tinggi dan penyakit jantung pada usia lanjut merupakan penyakit yang perlu dicegah dan diatasi secara intensif. Dengan olah raga ringan, makanan sehat dan pengobatan herbal tentunya akan meringankan beban penyakitnya saat kambuh. Semoga kita bersiap untuk tidak mengeluh dengan derita di hari tua. Hadapilah masa tua dengan bersyukur dan keceriaan.- sbis

Sumber : www.surabayapagi.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.