Junk Food Sebabkan Asma Dan Eksim

Posted on

Efek buruk dari Junk food

the-junk-food-remedy

Junk food adalah makanan yang akrab dengan kehidupan kita sehari-hari. Memang, makanan ini menawarkan rasa yang lezat dan mudah ditemukan di mana saja sebagai makanan yang menggoda untuk selalu dinikmati. Namun, konsumsi junk food terlalu sering bisa menimbulkan asma dan eksim.

Apa saja makanan favorit si kecil? Mungkin piza, burger, kentang goreng/french fries, dan sederet makanan junk food dan cepat saji lainnya. Makanan ini memang enak, gurih, dan mudah dijumpai di mana saja jika sewaktu-waktu kita lapar. Saat berjalan-jalan di mal dan perut lapar, gampang tinggal mencari gerai piza favorit atau burger sebagai pengganjal perut. Di mana-mana, yakni di pinggir jalan dan di depan swalayan pun mudah ditemui gerai-gerai burger maupun piza.

Tak hanya anak-anak yang menjadikannya makanan favorit, kita yang dewasa pun rasanya sayang melewatkan menyantap piza saat kebetulan jalan-jalan ke mal atau tempat lainnya. Hem, variasi menu piza yang ditawarkan pun tak jarang membuat air liur meleleh, mulai dari pizza topping keju, beefseafood, dan lain-lain. Jika orangtuanya doyan dan sering mengajak anaknya menyantap aneka junk food ini, wajar saja jika anak-anak menjadi kian doyan dengan makanan tersebut.

Tahukah Anda bahwa dengan sering mengkonsumsi makanan yang merupakanjunk food, anak-anak akan mudah terkena penyakit asma dan eksim? Beberapa penelitian telah dilakukan untuk menyelidiki pengaruh junk food ini terhadap kesehatan anak. Berdasarkan sebuah penelitian, didapatkan bahwa anak-anak yang mengkonsumsi makanan yang merupakan junk food sebanyak tiga porsi dalam satu minggu akan mengalami berbagai gejala alergi, misalnya mengi dan hidung meler. Selain itu, konsumsi junk food juga dapat memperburuk asma dan eksim pada anak-anak. Ngeri ya Mom?

Penelitian yang dilakukan terhadap lebih dari 100 negara di dunia, didapatkan bahwa dengan melakukan diet terhadap aneka makanan cepat saji akan berpengaruh dan memberikan kontribusi pada epidemi asma. Selain itu, berdasarkan kutipan pada sebuah jurnal Thorax, disebutkan bahwa makanan cepat saji atau junk food tersebut, memiliki kadar garam yang cukup tinggi dan juga asam lemak yang tinggi. Hal ini akan berpengaruh pada sistem kekebalan tubuh.

Seperti juga penelitian yang dilakukan oleh Phase Three of the International Study of Asthma and Allergies in Childhood di Amerika Serikat, terhadap 181.000 anak dengan usia 6 hingga 7 tahun yang terbiasa mengkonsumsi junk food. Pada penelitian ini didapati bahwa anak-anak yang makan junk food tiga kali seminggu memiliki peluang 39% menderita asma. Para peneliti hingga menyimpulkan bahwa hal ini merupakan risiko ekstrem sangat parah. Hal ini apabila dibiarkan tentu bisa berakibat buruk pada anak-anak, yakni generasi mereka akan berumur pendek, seperti yang tertera dalam EmaxHealth.

Benar saja, konsumsi junk food pada anak-anak, apalagi terlalu sering sebaiknya dihindari. Meski menjadi makanan favorit anak, kalau bisa menimbulkan penyakit tertentu, tentu orangtua juga tak akan membiarkannya. Meskipun banyak yang tak kuat menahan godaan kenikmatan aneka santapan junk food ini, harus disadari bahwa dampaknya tak bagus untuk kesehatan, terutama untuk anak-anak.

Lalu bagaimana supaya anak bisa jauh dari junk food, sementara mereka suka dengan jenis makanan ini? Kalau Anda ingin anak-anak terhindar dari penyakit asma dan eksim, sebaiknya hindari konsumsi junk food untuk anak-anak. Pilih makanan sehat untuk dikonsumsi anak-anak supaya terhindar dari penyakit ini.

Konsumsi buah dan sayuran akan lebih bagus untuk kesehatan dibandingkan dengan junk food. Seperti yang disebutkan oleh seorang peneliti bernama Malayka Rahman, bahwa vitamin dan antioksidan yang terdapat di dalam buah dan sayuran segar memberi keuntungan bagi penderita asma. Tentu hal ini bisa dibiasakan kepada anak-anak dalam menu makannya setiap hari.

Jika anak-anak tetap susah terhindar dari junk food karena terlanjur menjadi makanan favoritnya, ibu bisa kok pelan-pelan menjauhkannya. Mungkin ibu sering mengajak anak jalan-jalan ke mal atau tempat lain yang menjual junk food kesukaan anak. Untuk sementara waktu, hindari bepergian ke tempat tersebut bersama anak sehingga ia tak akan minta makan atau jajan junk food di sana. Nah, ibu pun bisa mengajaknya mencicipi tempat makan lain yang tak kalah enak, namun bebas darijunk food, misalnya nasi goreng, baso, soto, dan sebagainya. Di sana ibu bisa menjelaskan si kecil bahwa makanan tersebut lebih enak karena bergizi, khas masakan Indonesia, dan sebagainya sehingga anak-anak akan tertarik untuk menyukainya.

Sumber : ibudanmama.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.