Benjolan di Payudara Belum Tentu kanker

Posted on

Payudara perempuan merupakan organ tubuh yang kerap berubah seiring dengan masa-masa pubertas yang dialami perempuan, menstruasi bulanan, dan saat perempuan mengandung. Payudara juga terus berubah seiring dengan usia perempuan.

Meskipun sebagian besar perubahan payudara adalah normal, dan Anda tidak perlu merasa khawatir, tapi beberapa kondisi patut mendapatkan perhatian dari tim medis. Mulai dari rasa nyeri dan adanya benjolan pada payudara perempuan.

Dikutip dari situs WebMD, pada Sabtu (9/8/2014), di bawah ini beberapa kondisi yang mengharuskan Anda mendapatkan perhatian medis;

Benjolan payudara

Benjolan pada payudara berwujud dengan berbagai bentuk, temasuk kista, adenoma, dan papiloma. Ketiganya berbeda dari segi ukuran, bentuk, letak keberadaannya, serta penyebab dan cara pengobatannya.

Disebutkan juga bahwa setengah dari semua perempuan memiliki benjolan payudara atau perubahan fibrokistri. Biasanya muncul selama periode pramenstruasi, dan biasanya akan hilang setelah menopause.

Meskipun kebanyakan benjolan jinak di payudara tidak berdampak pada terjadinya kanker, namun tidak ada salahnya untuk tetap memeriksakan ke dokter bila Anda menemukan adanya benjolan.

Para peneliti terus mempelajari mengenai benjolan payudara pada wanita yang menggunakan terapi penggantian hormon (hormone replacement therapy/HRT). Dengan mengombinasikan HRT, perempuan mengambil hormon estrogen dan progestin untuk meringankan terjadinya gejala menopause.

Pada 2002, sebuah studi yang disebut dengan Women’s Health Initiative menemukan bahwa HRT lebih berbahaya. Sebab, mengambil kedua hormon terbukti meningkatkan risiko kanker payudara, dan mengubah struktur dari payudara, serta meningkatkan kepadatan payudara dan membuat pemeriksaan mammogram sulit untuk dibaca.

Kista

Kista dapat berubah menjadi besar atau kecil, tapi ini tidak berbahaya. Setelah menopause, banyak kista yang mengecil, bahkan bisa hilang. Anda harus segera memeriksakan kondisi diri Anda ke dokter, untuk memeriksa setiap benjolan yang terbentuk setelah menopause.

Fibroadenoma

Fibroadenoma merupakan tumor jinak paling umum yang terjadi pada perempuan di bawah usia 25 tahun, dan sering menimpa kaum remaja. Bentuk dari tumor ini biasanya bulat. Dokter mungkin merekomendasikan untuk menghilangkan benjolan tersebut jika tetap ada.

Adenoma Nipple

Adenoma Nipple adalah tumor di daerah puting. Dibanding dua di atas, jelas Adenoma berbeda dalam hal bentuk dan penampilan. Terkadang, tumor ini muncul setelah diangkat, dan terkadang juga dikaitkan dengan kanker. Ini terjadi pada perempuan berusia di atas 40 tahun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.